Rabu, 15 Oktober 2014

Benci? Tidak, aku sayang dia tp semakin sayang, semakin mendalam, semakin sakit.
Sedih? Pastinya, aku gk bisa lagi Mengobrol dengannya..
Marah? Gk berhak. Itu hidup dia, jadi dia yg berhak nentuin siapa yg baik buat dia.
Nyesel? Enggak kok, semua ini bakal jadi pelajaran hidup dan semoga aja bisa mendewasakan diri.
Kecewa? Pastinya, penatianku selama ini ternyata sia-sia.
Ikhlas? Klo dia bahagia kenapa enggak.
Yakin? InsyaAllah aku yakin klo aku ikhlas dan aku rela.
Sakit? Iya sakit banget, rasanya pengen teriak biar rasa sakitnya berkurang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar