Kamis, 16 Oktober 2014

Aku kira, dengan hadirnya dirimu akan membuatku melupakan luka lama dan tak takut untuk jatuh cinta. Tapi aku salah, mengenalmu dan mencintaimu justru membuatku semakin takut untuk jatuh cinta lagi. Iya karena sakitnya! Kamu tau, aku berjuang matij-matian untuk melawan perasaan ini. Sakit yang aku rasa tidak mungkin akan kamu rasa dan aku berharap kamu tidak akan pernah merasakan sakit yang saat ini aku rasakan.
Saat itu adalah pertama kalinya aku mengungmengungkapkan perasaanku terhadap pria, tapi itu pertama kalinya aku masuk dalam kehancuran. Harusnya aku sadar jika kamu tidak akan pernapernah bisa mencintaiku seperti aku mencintaimu. Harusnya aku buang saja rasa itu. Sekarang aku tersiksa oleh rasa itu.
Melihatmu bahagia dengannya, jujur aku tak rela dan aku sakit. Tapi aku tidak boleh egois! Aku memang mencintainya, dan bukankah sebaik-baiknya aku mecintaimu adalah membiarkan kamu bahagia dengan pilihanmu yang pastinya bukan bersamaku.
Mulai sekarang, aku harus bisa membuang perasaanku ini. Aku yakin, pasti ini adalah cara Allah untuk membuatku lebih dewasa lagi.
Aku berterima kasih padamu karena telah memberiku begitu banyak rasa. Iya, rasa bahagia karena mencintaimu, rasa nyaman karena dekat denganmu dan rasa sakit karena Terlalu Cinta..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar